Mengenal 9 Logam Material Cincin Kawin

Ada banyak hal yang harus dipersiapkan ketika akan melangsungkan pernikahan, momen ini sering kali membuat pasangan stres karena beban mental yang harus ditanggung menjelang hari pernikahan, mereka juga harus mempersiapkan kebutuhan lain dimulai gedung, catering, kostum, foto prewed, sampai dengan material cincin kawin.

Untuk persiapan lain terkait dengan jalanya acara mungkin bisa dipermudah dengan menyerahkan langsung kepada event organizer. Namun untuk cincin kawin ini kita harus sedikit lebih hati-hati, pasalnya ini adalah barang yang harus kita gunakan sehari-hari setelah kita resmi menyandang status suami istri.

Selain memperhatikan keindahan dari cincin kawin, kita juga harus memperhatikan sisi kenyamanan dalam penggunaannya. Dan dua hal ini sangat berkaitan erat dengan bahan yang digunakan untuk membuat cincin.  Sebagai informasi, berikut kami hadirkan sembilan bahan yang biasa digunakan dalam material cincin kawin.

Cincin emas kuning

Emas kuning adalah bahan yang paling populler dan umum digunakan untuk membuat cincin, tidak hanya untuk cincin perhiasan saja, cincin kawin juga sering menggunakan bahan yang satu ini. Warna kuning yang mengkilau memang mampu membuat jari manis terliat semakin manis, selain itu daya tahannya yang sangat baik dalam menerima perubahan kimia membuat emas kuning menjadi salah satu bahan yang cukup diminati banyak orang.

Namun anda perlu hati-hati, karena cincin kawin harus cocok digunakan oleh pasangan pria atau wanita. Perhatikan model cincin emas yang akan anda pilih, karena kebanyakan cincin emas kuning memiliki tampilan yang terlalu feminim sehingga tidak cocok digunakan oleh pasangan pria.

Cincin emas rose

Jika emas kuning dan emas putih lebih terkesan tradisional, maka hadirnya cincin kawin yang terbuat dari emas rose ini diharapkan mampu memberikan opsi lain bagi pasangan yang hendak mencari cincin pernikahan. Tampilan emas rose memang berbeda dengan emas kuning maupun emas putih, karena campuran yang digunakan juga berbeda. Bahan pembuat cincin kawin satu ini yaitu perpaduan antara emas kuning dan juga tembaga.

Mungkin anda akan bertanya kenapa emas kuning dan emas rose berbeda sedangkan dalam pembuatanya juga menggunakan bahan tembaga? Hal ini karena proporsi jumlah tembaga yang digunakan memiliki perbedaan.

Cincin platinum

Dari sekian banyak jenis cincin kawin yang ada dipasaran, cincin yang terbuat dari bahan platinum memiliki nilai yang paling mahal. Selain disebabkan oleh permintaan pasar yang lumayan tinggi, logam platinum juga memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh logam lain yang meliputi tidak mudah korosi, tidak menyebabkan alergi pada kulit, memiliki tampilan yang menarik, dan juga tahan terhadap keausan.

Namun kualitas dari cincin titanum juga sangat ditentukan berdasarkan prosentase jumlah bahan campuran yang digunakan. Cincin platina terbaik adalah yang memiliki karat sebesar 95%, artinya cincin ini terbuat dari platina sebanyak 95% dan sisanya menggunakan bahan lain.

Cincin emas putih

Ini termasuk logam yang paling populer untuk material cincin kawin di abad 20 ini. Warnanya yang putih mengkilau membuat cincin ini cenderung cocok digunakan di jari manis pria maupun wanita. Jika emas kuning lebih terkesan tradisional karena memang sudah digunakan sejak dahulu, cincin nikah emas putih justru akan membuat seseorang terlihat lebih modern.

Sebenarnya bahan yang digunakan emas putih juga sama dengan bahan pembuat emas kuning, yaitu emas murni. Namun warna putih ini dihasilkan darei logam mulia lain seperti palladium atau platina. Sedangkan untuk lapisan akhir agar lebih awet biasanya cincin emas putih menggunakan rhodium.

Palladium wedding rings

Jika anda menginginkan cincin kawin dengan tampilan hampir mirip dengan platinum maupun cincin emas putih namun dengan harga yang lebih terjangkau, anda bisa memilih cinci yang menggunakan bahan palladium.

Meskipun logam satu ini termasuk jenis logam langka, namun harganya lebih terjangkau dibandingkan emas maupun platinum. Selain itu jenis bahan ini juga memiliki beberapa kelebihan dimulai dari warnanya yang menarik sampai kemampuanya untuk mempertahankan warna yang ada.

Cincin Zirconium hitam

Jika dilihat dari kekuatan dan juga beratnya, cincin kawin yang termasuk kedalam Zirconium hitam memiliki karakteristik hampir sama dengan titanium. Bahan satu ini memang sekarang ini sedang naik daun, hal ini bisa kita lihat dari banyaknya toko yang menjual perhiasan Zirconium hitam. Sedangkan untuk daya tahannya anda tidak perlu ragu lagi, cincin ini sangat tahan terhadap goresan maupun korosi.

 

Cincin tungsen carbide

Sebagian dari anda mungkin masih asing dengan logam satu ini. Namun dalam dunia perhiasan logam ini sudah tiak asing lagi. Salah satu kelebihanya yaitu terdapat pada kemampuanya untuk mempertahankan bentuk, karena tidak mudah tergores dengan benda lain.

Perlu anda ketahui, dalam pembuatanya perhiasan tungsen carbide melalui proses pemotongan yang tidak sama dengan emas dan perak, namun menggunakan teknologi yang lebih canggih yaitu laser.

 

Cincin perak

Dahulu cincin perak bukanlah pilihan terbaik untuk cincin kawin karena kemampuanya yang kurang baik dalam mempertahankan bentuk dan juga warna. Namun sekarang ini sangat populer baik untuk perhiasan maupun cincin tunangan, karena dalam proses pembuatannya dapat dilapisi dengan rhodium sehingga memiliki warna dan daya tahan yang lebih baik.

Meskipun seiring dengan berjalanya waktu cincin perak akan mengalami pemudaran warna, hal tersebut setara dengan harganya yang terjangkau. Hal ini juga bukanlah masalah yang besar karena hampir setiap toko perhiasan sekarang ini sudah menerima repolish untuk mengembalikan warna kusam pada perak sehingga kembali berkilau.

 

Cincin titanium

 

Sebenarnya ini bukan termasuk ke dalam jenis logam mulia, namun hal ini bukan berarti titanium tidak bisa digunakan sebagai bahan pemuat perhiasan, tampilannya yang menarik, daya tahannya yang sangat kuat, dan harganya yang relatif lebih terjangkau membuat cincin ini memiliki tempat tersendiri di hati para pengkoleksi perhiasan.

Sayangnya logam ini bisa menimbulkan alergi untuk beberapa orang yang memiliki masalah terhadap kulit sensitif. Selain itu anda juga harus berhati-hati dalam memilih material cincin kawin dari titanum, karena bahan ini lebih sulit untuk dibedakan dengan logam lain yang memiliki bobot ringan dan warna gelap.

Berikut kesembilan bahan material cincin kawin yang bisa anda jadikan sebagai pilihan. Logam satu dan lainnya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tugas anda hanyalah mencari cincin kawin dengan bahan yang aling sesuai dengan diri anda dan pasangan.

 

#cincinkawin #www.myzahira.com #cincinemas #cincin #cincinberlian #cincinpalladium #cincinnikah #cincinkahwin #cincinkawinzahira #cincinkotajakarta #cincinperak #cincinplatinum #cincinkece #cincinlamaran #cincintunangan #cincincouple #cincincewek #cincinemas #cincin #cincinberlian #cincinpalladium #cincinnikah #cincinkahwin #cincinkawinjakarta #cincinjakarta #cincinperak #cincinplatinum #cincinkece #cincinlamaran #cincintunangan #cincincouple #cincincewek #cincinemas #cincin #cincinberlian #cincinpalladium #cincinnikah #cincinkahwin #cincinkawinjakarta #cincinkotajakarta #cincinperak #cincinplatinum #cincinkece #cincinlamaran #cincintunangan #cincincouple #cincincewek #cincinmyzahira #myzahira #cincinemasnikah #cincinemaspernikahan #berlian #cincinpernikahanmurah #jualcincinlamaran #cincinemaswanita #cincinemasputih #cincinperhiasan #jualcincinemas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : vncodiamond.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *